Menginap di Jepara Garden Resort: Cerita Kabur Sejenak ke The Perfect Gateway

Ada satu momen ketika tubuh masih di Semarang, tapi pikiran sudah minta libur. Bukan liburan jauh, bukan pula perjalanan ribet. Cukup dua jam berkendara, lalu berhenti di sebuah tempat yang rasanya seperti Bali—tenang, hijau, dan personal. Di situlah aku sampai di Jepara Garden Resort, sebuah resort dengan tagline The Perfect Gateway.

Begitu memasuki area resort yang beralamat di Jl. Marsam, Ngabul, Jepara, suasana langsung berubah. Tidak ada keramaian khas hotel besar. Yang ada justru taman luas, udara segar, dan nuansa privat yang bikin langkah otomatis melambat. Rasanya seperti sedang diajak bernapas lebih dalam.

Resort yang Tumbuh Bersama Waktu

Jepara Garden Resort mulai beroperasi sejak tahun 2021. Uniknya, resort ini dibangun secara bertahap. Jadi bukan tipe properti yang selesai sekaligus lalu berhenti berkembang. Setiap sudutnya terasa hidup—dan terus bertumbuh.

Saat ini tersedia 14 kamar dengan beberapa tipe. Mulai dari Standard tanpa kolam, Deluxe Garden Twin dengan tarif sekitar Rp500 ribuan saat weekdays, hingga tipe tertinggi Private Javanese & Modern Pool Villa dengan harga sekitar Rp800 ribuan saat weekdays.

Dengan harga tersebut, kamu sudah mendapatkan pengalaman menginap dengan konsep private garden dan private pool. Buat wisatawan yang mencari ketenangan, ini jelas jadi nilai lebih. Tidak ramai, tidak bising, dan sangat cocok untuk pasangan muda maupun keluarga kecil.

Tinggal di Tengah Ribuan Tanaman

Salah satu hal yang paling membekas dari pengalamanku di sini adalah tamannya. Ini bukan taman hias biasa. Di Jepara Garden Resort, tumbuh ribuan jenis tanaman, termasuk berbagai pohon buah.

Ada kelengkeng, alpukat, pisang cavendish, rambutan, hingga jambu. Untuk bunga, kamu bisa menemukan anggrek, melati, dan mawar. Belum lagi bonsai dan deretan kelapa muda yang bikin suasana makin tropis.

Sore hari adalah waktu favoritku. Cahaya matahari jatuh di sela dedaunan, angin bergerak pelan, dan suasana terasa sangat damai. Tidak berlebihan kalau banyak tamu bilang vibes-nya seperti Bali—tapi versi Jepara yang lebih tenang.

Ke depan, resort ini juga akan memiliki green house. Bahkan ada rencana paket tour edukatif tentang cara bercocok tanam untuk keluarga. Sebuah konsep liburan yang bukan cuma menyenangkan, tapi juga bermakna.

Resto Baru dengan Cita Rasa Nusantara

Februari ini, Jepara Garden Resort resmi meluncurkan restaurant mereka. Menunya mengusung Nusantara authentic, dengan andalan seperti Ayam Taliwang dan Ikan Sambal Matah.

Makan di sini bukan cuma soal rasa, tapi juga suasana. Duduk santai di area resort, dikelilingi taman hijau, sambil menikmati hidangan khas Indonesia—sebuah pengalaman yang pas untuk wisatawan yang ingin merasakan lokal experience tanpa kehilangan kenyamanan.

Bukan Sekadar Liburan, Tapi Juga Ruang Berkumpul

Selain untuk menginap, Jepara Garden Resort juga memiliki meeting room indoor dan outdoor dengan kapasitas hingga 100 orang. Cocok untuk gathering keluarga besar, acara komunitas, hingga meeting kantor dengan konsep santai.

Menariknya lagi, saat Lebaran nanti resort ini akan membuka kolam renang untuk umum. Artinya, Jepara Garden Resort siap menjadi ruang rekreasi yang lebih inklusif bagi wisatawan dan warga sekitar.

Ngobrol Santai yang Menguatkan Cerita

Sore itu aku sempat ngobrol santai dengan Mbak Ani, General Manager Jepara Garden Resort. Dari obrolan ringan tersebut, satu hal yang terasa jelas: resort ini dibangun dengan niat menghadirkan ketenangan.

Bukan sekadar tempat tidur dan sarapan, tapi tempat untuk berhenti sejenak. Tempat untuk pulang ke diri sendiri.

Jepara, Bali Kecil yang Tak Perlu Terbang Jauh

Bagi wisatawan yang mencari resort di Jepara dengan suasana privat, hijau, dan nyaman, Jepara Garden Resort adalah jawaban yang jujur. Aksesnya mudah dari Semarang, harganya masih ramah, dan pengalamannya terasa personal.

Kadang, liburan terbaik bukan tentang sejauh apa kita pergi. Tapi tentang seberapa dalam kita bisa merasa tenang.

Dan di Jepara Garden Resort, aku menemukan itu.

Author

+ posts

Genpi Semarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 12 =